Screen Time Ideal untuk siswa sekolah dasar menjadi perhatian utama orangtua dan pendidik saat ini. Penggunaan perangkat digital yang bijak dapat mendukung proses pembelajaran, namun berlebihan justru mengganggu perkembangan anak. Oleh karena itu, pemahaman mengenai batasan waktu yang tepat sangat diperlukan.
Menurut rekomendasi American Academy of Pediatrics, anak usia 6-12 tahun sebaiknya menggunakan layar maksimal 90 menit per hari. Durasi ini mencakup seluruh aktivitas digital, mulai dari belajar online hingga hiburan. Selain itu, kualitas konten yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan dengan seksama.
Screen Time Ideal bukan hanya tentang membatasi waktu, melainkan memilih konten edukatif yang bermutu. Program pembelajaran digital di SDN Barujati menerapkan prinsip ini dengan mengintegrasikan teknologi secara seimbang. Siswa mendapat kesempatan belajar coding dan literasi digital tanpa mengabaikan aktivitas fisik.
Pembagian waktu layar sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan setiap kelas. Siswa kelas 1-2 membutuhkan waktu lebih sedikit dibanding kelas 5-6 karena tahap perkembangan yang berbeda. Selanjutnya, orangtua perlu menciptakan jadwal harian yang mencakup waktu belajar, bermain, dan istirahat.
Dampak positif Screen Time Ideal terlihat dari peningkatan konsentrasi dan kemampuan akademik siswa. Sebaliknya, penggunaan berlebihan dapat menyebabkan gangguan tidur dan masalah sosial. Maka dari itu, pengawasan aktif dari orangtua dan guru menjadi kunci utama keberhasilan.
Implementasi batasan waktu layar memerlukan konsistensi dan komunikasi yang baik antara sekolah dan keluarga. Dengan demikian, teknologi dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif tanpa mengganggu tumbuh kembang anak secara keseluruhan.